|
Re:Kesalahan dalam bible 7 Months, 3 Weeks ago
|
Karma: 0
|
Benar, menurut saya memang ada angkatan yang tidak dituliskan
dengan pemahaman yang tertulis bukan A anak B dst.
tapi A menurunkan B dst.
"Ben" / "Begate" bisa berarti memperanakkan / menurunkan.
Tapi ini jangan dianggap kesalahan karena point dari penulis bukan
sebagai data sejarah garis keturunan, tapi pointnya adalah
ada benang merah antara "Adam" manusia pertama, "Abraham" bapak orang percaya, "Daud" raja yang besar
dengan "Yesus"
dan kehadiran Yesus sudah dinubuatkan jauh sebelumnya dari jaman Yesaya dan nabi-nabi lain..
Ini membuktikan bahwa "Yesus" Allah yang turun menjadi manusia. Imanuel (Allah yang dekat)
sudah dipersiapkan Allah sejak pertama. Dia adalah Alpha dan Omega, yang pertama dan terakhir.
Kalau ini anda pahami, data-data keturunan seperti di atas menjadi tidak penting.
Semoga bisa membantu.
Jawapan yang seperti ini pernah dipaparkan pada saya dahulu. Namun jika ditelirikan betul-betul, maka kita dapat melihat bahawa tanggapan itu adalah disanggah sendiri oleh bible. Saya quotekan di bawah penjelasan saya berkenaan perkara tersebut. Tulisan yang saya warnakan biru itu adalah apa yang saya tuliskan.
Silakan lihat linknya... forumkristen.com/komunitas/index.php?topic=7801.385
www.drivehq.com/file/df.aspx?isGallery=t...amp;fileID=155592689
Apa yang si Toba minta saya lihat itu adalah merupakan satu tulisan yang telah saya sanggahkan lama dulu. Tulisan sanggahan saya itu boleh dilihat di link berikut iaitu, forumkristen.com/komunitas/index.php?topic=7801.120
Namun saya kemaskinikan lagi tulisan saya itu di sini agar ianya lebih difahami.
Tulisan ini aku ambil dari :
www.drivehq.com/file/df.aspx?isGallery=t...amp;fileID=155592689
Mengapa Lukas mencatat silsilah Hezron, Arni, Admin, Aminadab
sementara Matius tidak?
(Lukas 3:32-34 dan Matius 1:2-4)
Dalam penyusunan silsilah, Matius tidak selalu mengikuti aturan dari ayah menuju ke anak tertua, melainkan mengikuti garis keturunan yang diberkati/mulia dalam struktur keluarga, dimana hal tersebut sangat umum dalam tradisi Yahudi purba, yakni terdapat satu orang anak yang diberkati oleh orangtuanya sehingga mewarisi kemuliaan ayahnya.
Matius juga tidak mencantumkan keturunan yang terlebih dahulu meninggal sebelum ayahnya,
disamping itu Matius terkadang tidak perlu menuliskan keturunan yang dianggapnya jahat – menurut penekanannya sendiri, mengingat dalam Kitab yang lain- yang ditulis oleh nabi2 lainnya- hal tersebut sudah tertulis dengan jelas, berbeda dengan Lukas yang tetap menuliskannya dengan rinci.
Mengapa demikian? Karena perspektif Matius ingin memudahkan ingatan pembacanya melalui pembagian 3 generasi (Matius 1: 17):
- Abraham s/d Daud dibagi dalam 14 generasi
- Daud s/d pembuangan Babylon dalam 14 generasi
- Dari pembuangan Babylon s/d YESUS dalam 14 generasi
Jika anda teliti tulisannya, Matius menggunakan kata 'begat' / memperanakkan, yang berarti orang diatasnya bukanlah selalu yang melahirkan langsung dalam suatu garis keturunan (lineage). Kata “begat” - To cause to exist, to generate, sire, archaic : male ancestor - berkonotasi "progenitor", sesuatu yang menekankan asal-usul, cikal-bakal, nenek-moyang, garis keturunan mulia/luhur dari seseorang (terutama seorang laki-laki).
www.thefreedictionary.com/begat dan www.merriam-webster.com/dictionary/begat
Bandingkan metode yang dipakai Lukas yang menggunakan frasa "son of…..".
Contoh yang bisa kita ambil, misalnya, Hasyim Asy'ari memperanakkan Abdurrachman Wachid.
Frasa ini bukanlah suatu kesalahan, meskipun ayah Abdurrachman Wachid adalah Wachid Hasyim.
Atau contoh lain : Samuel Prescott Bush begat President George W Bush, meskipun Samuel P Bush sebenarnya adalah kakek buyut George W Bush.
Kata 'memperanakkan' itu sendiri sebenarnya kurang tepat sebagai terjemahan dalam bahasa Indonesia, karena memang bahasa kita belum memiliki padanan atas hal tsb. Mungkin lebih cocok dengan makna yg sebenarnya apabila digunakan terjemahan sebagai 'keturunan'.
Matius tidak menulis silsilah dari Abraham hingga ke Adam, karena penekanannya adalah terhadap orang2 Yahudi, yang dianggap mengetahui silsilah tersebut melalui Kitab Perjanjian Lama, sementara Lukas menulis lengkap silsilah hingga Adam, karena penekanan Lukas adalah pengkhabaran pada kaum Gentile, sehingga perlu ditulis lengkap.
Hal-hal yang saya sebutkan diatas menjadikan seolah-olah silsilah keturunan yang ditulis Matius "melompat" dibandingkan apa yang ditulis Lukas.
www.soundofgrace.com/piper81/022281e.htm
Baiklah, kita periksa tulisan Matius tentang gap silsilah seperti disebut diatas :
1. Dalam silsilah Matius 1:2, Yakub beranakkan Yehuda, mengapa Yehuda yang disebut?
Padahal Yehuda adalah anak ke-4 Yakub. Karena Yehuda adalah anak yang diberkati Yakub seperti tertulis dalam Kejadian 49:8-10. Ruben tidak ditulis karena dia berbohong dan lancang menaiki kesucian tempat tidur ayahnya (Kejadian 49:4), Simeon dan Lewi juga tidak ditulis karena kebrutalan dan sifat amarahnya (Kejadian 49:5-7)
2. Admin – keturunan dari Aram/Arni (Arni adalah Varian Yunani yang sama artinya dengan Ram) . Dalam Matius 1:3 – Ram – Amminadab (Bandingkan silsilah ini dalam Rut 4:19-20 dan I Tawarikh 2:10), Sementara Lukas 3:33 menulis lengkap Ram – Admin – Amminadab.
Terdapat codex/manuscript yg tidak mencatat nama Admin sebelum Amminadab. Codex yg tidak mencantumkan nama Admin adalah Codex Bezae Cantabrigiensis pada abad ke-6.
cadesign.webworkercanada.com/MSS/bezae/LUKE-WEB/Luke1.html
Namun mengingat banyaknya manuscript (Codex Argenteus dsb) yang lebih tua yang
menulis nama Admin ini (w3.ub.uu.se/arv/codex/faksimiledition/jpg_files/163lc3f.html),
para ahli berpendapat Matius tidak menuliskannya dengan alasan Admin meninggal
sebelum orangtuanya (kurang lebih sama terhadap tidak ditulisnya Yoyakim, menjadi raja
hanya dalam 3 bulan - II Raja-raja 24:8-9) sehingga Matius tidaklah salah dalam penggunaan
kata “begat” seperti penjelasan diatas.
www.christian-thinktank.com/fabprof4.html
www.pursiful.com/chronology/gen_jesus1.html
www.lavistachurchofchrist.org/LVSermons/LineageOfJesus.htm
3. Pedaya – meninggal dunia sebelum orang tuanya, sehingga tidak dimasukkan oleh penulis
Matius. Didalam Matius 1:12 tertulis Shealtiel – Zerubbabel, sementara dalam I Tawarikh
3:17-19 ditulis lengkap Shealtiel – Pedaya – Zerubbabel.
4. Dalam Matius 1:8, terdapat gap silsilah yang lain, yaitu antara Joram dan Uziah/Azarya.
Matius merasa tidak perlu merincinya karena sudah tertulis dalam I Tawarikh 3:11-12
mencatat Joram, Ahazia, Yoas, Amazia dan Azarya/Uziah.
- Joram menikah dengan Atalya/ Athaliah, anak dari raja Ahab yang sangat bengis dan
kejam. Atalya adalah juga seorang isteri yang jahat (II Raja-raja 8:16-18, 26-27).
- Mereka memiliki anak bernama Ahazia, yang juga sangat kejam, meniru sifat ibunya.
Ahazia meninggal dibunuh Yehu di Megido, suatu bangunan penyucian berhala
peninggalan Ahab.
- Atalya marah dan membunuh semua bayi di istana, kecuali seorang bayi bernama Yoas
(II Raja-raja 11:1-3)
- Yoas/ Jehoash menjadi raja ketika berumur tujuh tahun. Dia memerintah dalam jalan
Tuhan, namun pada masa tuanya Yoas justru berbalik mengkhianati Tuhan, dengan
menyerahkan persembahan kudus leluhurnya untuk rumah Tuhan, kepada Hezael, raja
Aram (II Raja-raja 12:18) Yoas akhirnya dibunuh oleh pegawainya sendiri (Yozabad &
Yozakar) yang menentang pengkhianatan tsb.
- Amazia anak Yoas menjadi raja pada umur 25 tahun. Dalam masa kekuasaannya selama
29 tahun, dia sebenarnya baik, namun akhirnya mengulang kesalahan leluhurnya,
menjadi tinggi hati serta tidak menuruti perintah Tuhan. Amazia akhirnya meninggal
dibunuh (II Raja-raja 14:19-21).
Seperti diketahui, dalam masa Yahudi kuno, penyampaian berita banyak dilakukan melalui tradisi lisan (seperti mendongeng atau membacakan tulisan) kepada para pendengarnya, sehingga banyak penulis mencoba menulis sesuatu dengan menggunakan metode tertentu agar pendengarnya mudah mengingat apa yang diceritakan.
Terdapat metode yang berbeda terhadap cara penghafalan silsilah YESUS oleh beberapa penulis Alkitab / kitab-kitab kuno Yahudi. Metode Penghafalan ini bergerak atas dasar tujuan penulisan masing-masing. Matius memiliki "kesukaan" dengan bilangan "tiga" serta "gematria" (penjumlahan atau pengalihan dari hurup menjadi angka). Ingatlah bahwa Matius pernah melakukan 3 kali penyangkalan, 3 kali keajaiban penyembuhan, 3 ilustrasi tentang kebenaran, 3 pertanyaan/kesangsian, 3 x menyaksikan YESUS berdoa di Getsemani. Dan nama Daud dalam bahasa Ibrani memiliki "gematria" berjumlah 14. Sementara Lukas membagi 77 generasi dalam 7 kelompok. Lihat Tabel Silsilah YESUS.
Jadi, apabila Matius tidak menulis urut Buyut-Kakek-ayah-anak, yaitu dengan menggunakan kata "begat" bukan berarti Matius tidak tahu atau salah, tetapi memang itulah tujuan Matius, seperti penjelasan saya terdahulu.
Salam.
Malang, 26 Maret 2008
Koleksi catatan Zelot
Kalaulah si cloud ini berfikir dengan lebih baik, maka dia akan dapat menilai kredibiliti tulisan yang dikutipnya itu. Apa yang dikemukakan oleh cloud itu sebenarnya sudah pun disentuh olehnya dahulu dan telah pun saya sanggahkan. Namun mari kita analisis apa yang dikemukakan oleh cloud itu dan saya ingin menumpukan tulisan tersebut berdasarkan persoalan utama di sini iaitu berkenaan dengan silsilah yang menuliskan nama Admin dan yang tidak menuliskan nama Admin. Bahagian-bahagian yang saya ambil daripada tulisan tersebut adalah pada bahagian yang saya warnakan biru dalam quoting di atas.
Tulisan itu mengatakan
"Matius tidak selalu mengikuti aturan dari ayah menuju ke anak tertua,
melainkan mengikuti garis keturunan yang diberkati/mulia dalam struktur keluarga, dimana hal tersebut sangat umum dalam tradisi Yahudi purba, yakni terdapat satu orang anak yang diberkati oleh orangtuanya sehingga mewarisi kemuliaan ayahnya."
Dalam silsilah Jesus itu, Matius menyebut
Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, (Matius 1:4)
Mari kita tumpukan kepada "Ram memperanakkan aminadab" kerana Admin berada di antaranya. Adakah itu bermaksud Matius tidak menuliskan aturan dari ayah menuju ke anak, menyebabkan Matius tidak menuliskan nama Admin di antaranya? Fikir semula dan saya akan bahaskan sejurus selepas melihat apa yang ditulis di dalam tulisan itu berkenaan dengan Lukas.
Mari kita lihat apa lagi yang terdapat dalam tulisan tersebut berkenaan dengan Lukas. Tulisan itu mengatakan,
"berbeda dengan Lukas yang tetap menuliskannya dengan rinci."
Justeru daripada tulisan itu, jelas mengatakan Lukas memperincikan catatan silsilah tersebut. Namun apa yang tidak disedari atau tidak difikirkan oleh golongan kristian ini adalah terdapatnya catatan oleh Lukas yang menuliskan silsilah Jesus seperti mana yangdituliskan oleh Matius. Sekarang mari kita lihat catatan Lukas di bawah.
Luke 3.33 the son of Amminadab, the son of Ram, the son of Hezron, the son of Perez, the son of Judah,
The New King James Version
Catatan Lukas itu menyamai catatan Matius. Lihat antara Aminadab dan Ram, di mana tiada Admin di antaranya. Justeru jika Lukas dikatakan memperincikan tulisan silsilah itu, maka kenapa pula Matius dikatakan tidak memperincikan catatan silsilah itu apabila menyebut catatan silsilah Jesus oleh Matius di antara Ram dan Aminadab itu?, padahal apa yang dicatatkan oleh Matius itu adalah menyamai apa yang dicatatkan oleh Lukas apabila dilihat dalam bible versi The New King James itu.
Justeru sekarang, apakah golongan kristian ini masih ingin menganggap Matius tidak menuliskan dengan terperinci iaitu tidak seperti mana Lukas yang mencatatkannya dengan terperinci? Jika demikian maka anggapan golongan kristian itu amat tidak berasas kerana bible sendiri memaparkan catatan Lukas berkenaan silsilah Jesus di antara Ram dan Aminadab ini adalah menyamai catatan oleh Matius. Inilah kesannya apabila golongan-golongan kristian ini tidak pernah meneliti bible mereka dengan baik.
Mari kita analisis seterusnya tulisan tersebut di mana dikatakan
"Jika anda teliti tulisannya, Matius menggunakan kata 'begat' / memperanakkan, yang berarti orang diatasnya bukanlah selalu yang melahirkan langsung dalam suatu garis keturunan (lineage). Kata 'begat' - To cause to exist, to generate, sire, archaic : male ancestor - berkonotasi "progenitor", sesuatu yang menekankan asal-usul, cikal-bakal, nenek-moyang, garis keturunan mulia/luhur dari seseorang (terutama seorang laki-laki)."
Tulisan tersebut menegaskan kata "begat" atau "memperanakkan" yang bererti orang di atasnya bukanlah selalu yang melahirkan langsung dalam suatu garis keturunan. Apakah penggunaan begat itu bermaksud Arni@Ram adalah bukanlah orang yang melahirkan Aminadab, seperti apa yang disifatkan oleh cloud dalam tulisannya terdahulu iaitu "bertindak sebagai ayah",?
Jika tulisan berkenaan beranggapan sedemikian, maka mari kita menganalisis selanjutnya.
Tulisan itu juga mengatakan,
"Bandingkan metode yang dipakai Lukas yang menggunakan frasa "son of….."."
Justeru Lukas yang menggunakan frasa "son of.." adalah menuliskan dengan lengkap dan tidak seperti "begat", yang bermaksud bukannya selalu melahirkan secara langsung. Justeru lihat semula catatan Lukas yang telah saya berikan iaitu,
Luke 3.33 the son of Amminadab, the son of Ram, the son of Hezron, the son of Perez, the son of Judah,
The New King James Version
Jika penggunaan "son of" antara Aminadab dan Ram oleh Lukas dikatakan sebagai lengkap, maka dengan melihat ayat catatan Lukas dalam bible versi The New King James di atas, maka kenapa pula penggunaan "begat" oleh Matius antara Aminadab dan Ram itu dikatakan bermaksud tidak melahirkan secara langsung jika catatan silsilah Jesus di antara kedua-duanya adalah sama?
Kita boleh terima jika beranggapan "begat" itu bermaksud bukannya melahirkan secara langsung kerana ianya lebih bermaksud "keturunan". Tetapi pemahaman itu tidak dapat digunakan apabila menjelaskan silsilah antara Aminadab dan Ram@Arni. Ini kerana Lukas yang diperakukan oleh golongan kristian itu sebagai mencatat dengan terperinci juga mencatatkan silsilah Jesus yang sama dengan apa yang dicatatkan oleh Matius antara Aminadab dengan Ram@Arni itu, jika ditinjau dalam versi The New King James itu.
Dan akhirnya mari kita lihat seterusnya isi tulisan berkenaan iaitu dituliskan,
Admin – keturunan dari Aram/Arni (Arni adalah Varian Yunani yang sama artinya dengan Ram) . Dalam Matius 1:3 – Ram – Amminadab (Bandingkan silsilah ini dalam Rut 4:19-20 dan I Tawarikh 2:10), Sementara Lukas 3:33 menulis lengkap Ram – Admin – Amminadab.
Terdapat codex/manuscript yg tidak mencatat nama Admin sebelum Amminadab. Codex yg tidak mencantumkan nama Admin adalah Codex Bezae Cantabrigiensis pada abad ke-6.
cadesign.webworkercanada.com/MSS/bezae/LUKE-WEB/Luke1.html
Dan saya juga telah memaparkan Lukas yang dikatakan menulis dengan lengkap itu juga menuliskan Ram-Aminadab (iaitu tanpa Admin). Justeru kenapa pula Matius dikatakan tidak menulis dengan lengkap silsilah tersebut? Padahal apa yang dicatatkan oleh Matius itu adalah mentamai apa yang dicatatkan oleh Lukas.
Justeru di sini saya paparkan dakwaan yang mengatakan Matius tidak menuliskan dengan lengkap silsilah antara Ram@Arni dan Aminadab adalah amat tidak berasas. Ini kerana Lukas juga menuliskan catatan silsilah Jesus itu di antara Ram@Arni dan Aminadab adalah seperti mana yang dituliskan oleh Matius, dan catatan Lukas diperakui oleh semua sebagai catatan silsilah yang lengkap.
Justeru sila fikirkan sebahagian tulisan yang dikemukakan oleh cloud itu di bawah iaitu,
"Hal-hal yang saya sebutkan diatas menjadikan seolah-olah silsilah keturunan yang ditulis Matius
"melompat"
dibandingkan apa yang ditulis Lukas."
Benarkah matius "melompat" jika dibandingkan dengan apa yang dituliskan oleh Lukas? Saya telah memaparkan Lukas sendiri menafikan anggapan sedemikian.
Justeru sekarang dimanakah kredibiliti tulisan yang dikemukakan oleh cloud itu? Sememangnya bagi saya tidak punya kredibiliti.
Note: Zelot adalah antara yang berdiskusi dengan saya dalam forum sarapanpagi, dan tulisannya itu sememangnya telah saya sanggah.
Tambahan,
Tulisan itu mengatakan Matius
"melompat" dalam catatan silsilahnya. Sesungguhnya tanggapan tersebut adalah menafikan catatan bible. Rujuk di bawah,
Matius 1:4 Ram mempunyai anak, Aminadab;
version Kitab Suci Injil
juga,
Matius 1:4 Ram the father of Amminadab
bible version God's Word Translation
Dalam bible versi Kitab Suci Injil dan God's Word Translation itu, pemahaman 'begat' itu bermaksud Ram adalah ayah kepada Aminadab manakala Aminadab adalah anak kepada Ram.
|
|
erusi (User)
Fresh Boarder
Posts: 11
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
|
Re:Kesalahan dalam bible 7 Months, 2 Weeks ago
|
Karma: 1
|
|
Alkitab selalu benar karena ditulis dengan pertolongan Roh Kudus:-)
Jadi percaya kebenarannya.
Salam
|
|
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
|
Re:Kesalahan dalam bible 7 Months, 1 Week ago
|
Karma: 0
|
|
Justeru sekarang saya ingin tanyakan, roh kudus membimbing penulisnya itu untuk menuliskan anak kepada Arni@Ram adalah yang mana satu? Adakah Admin atau Aminadab?
Jika roh kudus membimbingkan anak Arni@Ram adalah Admin, maka Matius tidak menuliskan di bawah roh kudus menyebabkan beliau melakukan kesilapan penulisan itu kerana beliau menuliskan anak Arni@Ram adalah Aminadab? Jika roh kudus membimbingkan anak Arni@Ran adalah Aminadab, maka Lukas tidak menulis dibawah bimbingan roh kudus sehingga beliau melakukan kesilapan dalam penulisannya itu kerana beliau pula menuliskan anak Arni@Ram itu adalah Admin?
Atau apakah catatan yang salah dan bercanggah seperti dalam persoalan yang saya kemukakan itu, maka bermakna salah satu atau mungkin kedua-dua catatan tersebut adalah bukan lagi catatan yang menyamai catatan asal yang terhasil daripada bimbingan roh kudus? Ini kerana Matius mengatakan anak Arni@Ram adalah Aminadab, tetapi Lukas pula mengatakan anak Arni@Ram adalah Admin, bukannya Aminadab. Justeru catatan yang mana yang benar yang terhasil daripada bimbingan roh kudus? Seterusnya bagaimana kamu dapat menentukannya dan mengesahkannya bahawa apa yang kamu pilih itu adalah yang sebenar-benarnya? Ini kerana kamu sudah tidak punya rujukan daripada catatan asalnya disebabkan catatan asalnya itu telah hilang atau musnah.
Jika catatan yang bercanggah itu adalah catatan yang sudah tidak menyamai catatan asalnya, maka bagaimana kamu dapat mengesahkan bahawa bahagian-bahagian lain dalam bible itu masih bersih daripada sebarang pengubahan dan masih menyamai catatan asalnya?
|
|
erusi (User)
Fresh Boarder
Posts: 11
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
|
Re:Kesalahan dalam bible 7 Months, 1 Week ago
|
Karma: 1
|
|
Saya yakin bahwa Alkitab selalu benar.
Tanpa perlu memperhatikan detail yang saling menyanggah....
Dan yang terpenting adalah apakah anda yakin dengan Allah yang anda sembah adalah Allah yang benar atau Allah yang salah.
Dan tentukan mengasihi Dia dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa, sepenuh akal budi dan,
Mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri....
Dan saya percaya Allah tidak akan membiarkan Alkitab ditulis dengan cara yang salah.
Karena Alkitab adalah kumpulan FirmanNya...
Allah selalu benar dan kita sebagai hamba tidak perlu meragukanNya sedikitpun.
Jadi saya tidak akan pernah meragukan sedikitpun Alkitab adalah kebenaran Tuhan...
Salam
|
|
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
|
Re:Kesalahan dalam bible 7 Months ago
|
Karma: 0
|
|
Saya yakin bahwa Alkitab selalu benar.
Tanpa perlu memperhatikan detail yang saling menyanggah....
Jika kamu tidak memperhatikan secara detail, maka atas dasar apa kamu berpegang pada keyakinan bahawa bible kamu itu benar?
Dan yang terpenting adalah apakah anda yakin dengan Allah yang anda sembah adalah Allah yang benar atau Allah yang salah.
Yes, saya yakin Allah yang saya sembah adalah Allah yang benar. Kamu tidak setuju? Jika kamu tidak setuju, maka sila nyatakan atas dasar apa yang menyebabkan kamu tidak bersetuju?
Dan tentukan mengasihi Dia dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa, sepenuh akal budi dan,
Ya. Ada sebarang masalah?
Mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri....
Bagi saya, mengasihi manusia dengan cara yang ditetapkan oleh Allah.
Dan saya percaya Allah tidak akan membiarkan Alkitab ditulis dengan cara yang salah.
Karena Alkitab adalah kumpulan FirmanNya...
Jika demikian, maka sila perjelaskan percanggahan yang telah saya paparkan itu. Jika itu tidak mampu kamu perjelaskan, maka bagaimana kamu dapat berpegang pada tanggapan bahawa Allah tidak akan membiarkan bible ditulis dengan cara yang salah? Pada hal percanggahan itu tidak dapat kamu nafikan.
Allah selalu benar dan kita sebagai hamba tidak perlu meragukanNya sedikitpun.
Allah memang Maha Benar dan saya sememangnya tidak meragukan walau sedikitpun. Tetapi apakah kandungan bible itu adalah firman Allah yang Maha Benar? Itu persoalannya. Jika kandungannya adalah firman Allah yang Maha Benar, maka dimanakah kebenaran tanggapan tersebut jika percanggahan yang wujud di dalamnya itu tidak dapat kamu nafikan?
Jadi saya tidak akan pernah meragukan sedikitpun Alkitab adalah kebenaran Tuhan...
Yes, kamu hanya mampu tidak meragukan kebenarannya, tetapi kamu tidak mampu menafikan kesalahannya. Apakah itu tindakan yang wajar? Itulah yang menjadikan kamu menanamkan keyakinan dalam diri kamu secara buta tuli.
|
|
erusi (User)
Fresh Boarder
Posts: 11
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
|
Re:Kesalahan dalam bible 6 Months, 4 Weeks ago
|
Karma: 0
|
|
Erusi yg saya kasihi,
saya mau tanya:
Pernah dengar ga Yesus anak Daud?
Apakah anda mengira bapak Yesus adalah Daud?
Bukan, seperti yg kita tahu bapak Yesus adalah Yusuf (walaupun Ia dilahirkan dari Roh).
Artinya Yesus itu adalah keturunan Daud.
Jangan heran juga kalau ada orang mengatakan ia adalah anak Abraham, padahal ia bukan Ishak dan bukan pula Ismael.
Jadi kalau anda memperdebatkan tentang kata 'begate' di bible sama sekali tidak kuat untuk justifikasi bahwa Alkitab salah.
Saya berdoa supaya anda mendapat pencerahan.
|
|
dpelawi (Admin)
Moderator
Posts: 90
|
|
|
The administrator has disabled public write access.
|
|
|
|