| Re:Terima kasih, Rina |
| by Footwasher 2008/08/28 20:22 |
| Re:Terima kasih, Rina |
| by Vanta 2008/08/28 19:57 |
| Re:tujuan hidup dan kehendak Tuhan |
| by dpelawi 2008/08/28 19:45 |
| Re:Terima kasih, Rina |
| by wings2fly 2008/08/28 16:45 |
| Re:Terima kasih, Rina |
| by mechel 2008/08/28 14:30 |
| Ke Empat Istriku |
|
|
|
| Written by Jey_charo |
|
Dia juga sangat mencintai istrinya yang ketiga dan selalu memamerkannya ke kerajaan tetangga. Bagaimanapun, dia sebenarnya takut suatu hari istrinya akan meninggalkannya demi yang lain. Dia juga mencintai istrinya yang kedua. Dia adalah jati dirinya dan selalu baik, penuh pertimbangan dan sabar kepadanya. Kapanpun Raja menghadapi permasalahan, dia dapat mempercayakannya kepada istrinya, dan dia akan membantunya melewati waktu-waktu sulitnya. Istri Raja yang pertama merupakan rekan yang sangat loyal dan sudah membuat kontribusi yang besar dalam mengelola kekayaannya dan kerajaanya. Bagaimanapun, dia tidak mencitai istri pertamanya. Meskipun istrinya sangat mecintainya, dia berusaha keras untuk tidak menyadari keberadaan istrinya itu. Suatu hari, Raja sakit dan dia tahu waktunya sudah dekat. Dia kembali memikirkan kemewahaan hidup dan berpikir, "Sekarang aku memiliki 4 istri, tapi ketika aku meninggal, aku akan sendirian." Kemudian, dia bertanya kepada istrinya yang ke empat, "Kaulah yang paling aku cintai, memberkatimu dengan pakaian yang mahal dan memandikanmu dengan perhatian yang besar. Sekarang ketika aku akan meninggal, akankah kau mengikuti aku dan tetap menemaniku?" Raja yang malang itu kemudian bertanya kepada istrinya yang ke tiga, "Aku sudah mencintaimu sepanjan hidupku. Sekarang pada saat aku akan meninggal, maukah kau mengikuti aku dan tetap menjagaku?" "Tidak", jawab yang ke tiga. "Hidup ini terlalu indah! Kalo kamu sudah mati, aku akan menikah lagi!" Hatinya tenggelam dam menjadi dingin. Dia kemudian bertanya kepada istrinya yang ke dua, "Aku selalu datang padamu memohon bantuanmu dan kau selalu ada untukku. Ketika aku mati, akankah aku mengikutiku dan tetap menjagaku?" "Aku minta maaf, aku tidak akan membantu kali ini!", jawab istrinya yang ke dua. "Yang bisa aku lakukan, aku hanya akan berjalan menemanimu menuju kuburanmu." Jawabannya menyerangnya seperti cahaya yang memakunya, dan Raja tersebut dibinasakannya. Kemudian sebuah suara berbicara: "Aku akan pergi bersamamu. Aku akan mengikutimu tidak peduli kemana kamu pergi." Raja itu mencari-cari dan ternyata itu adalah istri pertamanya. Dia sangat kurus kelihatan seperti orang yang berjuang mati-matian, kekurang nutrisi dan diabaikan. Duka cita yang sangat besar, Sebenarnya, kita memiliki 4 istri dalam hidup kita: Istri keempat itu adalah badan kita. Tidak peduli seberapa banyak waktu dan usaha yang kita curahkan untuk membuatnya kelihatan bagus, dia akan meninggalkan kita ketika kita mati. Istri yang ketiga adalah hak, status, dan kekayaan. Ketika kita mati, mereka akan meninggalkan kita dan pergi ke yang lain. Istri yang kedua adalah keluarga kita dan teman2. Tidak peduli seberapa banyak waktu yang sudah diberikan mereka kepada kita, hal yang paling jauh yang dapat mereka lakukan adalah sampai pada kuburan kita. Dan istri pertama kita adalah jiwa kita. Sering diabaikan dalam pengejaran kekayaan, kekayaan dan kesenangan duniawi. Bagaimanpun jiwa kita adalah satu-satunya yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi. Tanam, perkuat dan belailah dia sekarang, karena hanya dialah yang akan mengikuti kita menuju tahta Allah dan bersama dengan kita menuju keabadian. |