|
Hati yang gembira adalah obat, tapi semangat yang patah mengeringkan tulang. Kalimat diatas benar-benar terasa buat saya secara pribadi saat menghadapi kesulitan-kesulitan dalam pekerjaan. Ketika tidak ada yang bisa diajak berdiskusi untuk satu kebingungan ada rasa putus asa. Dalam kondisi ini badan terasa lesu, tidak bergairah. Apakah anda juga pernah mengalami hal yang sama?
Pada saat seperti itu rasa pesimis sangat tinggi sehingga seolah-olah apa pun yang kita kerjakan tidak akan berhasil, atau paling tidak sangat sulit untuk dilakukan. Hal ini membuat kita stuck, dan tidak tahu harus mulai dari mana. Kehilangan arah dan prioritas adalah hal biasa yang dihadapi orang-orang yang menerima beban pekerjaan berlebih tanpa kemampuan untuk mengaturnya.
Jika kita larut dalam perasaan skeptis yang pasti kita akan bertemu dengan kegagalan, jadi jangan lama-lama mengasihani diri, serukan "Bangkit!", berdoa, mulai atur prioritas, dan kerjakan sekarang juga. Penundaan hanya akan menambah rasa negatif dan penumpukan masalah.
Berapa banyak diantara kita yang bangun pagi langsung teringat pekerjaan? Tidak jarang rasa stress ini membuat badan terasa sakit dan akhirnya ijin sakit (kurang enak badan) ke bos. Padahal masalah utamanya ada pada semangat berjuang untuk hari itu. Makanya begitu bangun pagi langsung berdoa, "Tuhan beri aku kekuatan hari ini. Jika Engkau bersama aku, masalah apakah yang bisa mengalahkanku?" Jika perlu meloncatlah dari tempat tidur sambil berkata,"berkat apalagi yang telah Engkau sediakan bagiku hari ini?", "Misi apa yang akan kita selesaikan?"
Pergaulan kita juga mempengaruhi semangat kita. Jika teman-teman kita mengeluh: "Bos saya terlalu otoriter, kurang memberi arahan kepada saya." atau "Gaji saya tidak naik-naik, bagaimana semangat bekerja?" Apa yang akan kita lakukan? Biasanya kita setuju-setuju saja, sehingga pemikiran negatif itu juga masuk ke dalam otak kita. Seharusnya kita lawan, berikan dukungan yang positif. Katakan: "Ayo kita doakan bos kamu, dia pasti bisa berubah. Berikan usulan-usulan yang berkualitas, pasti dia akan belajar menghargai". Atau "Coba tunjukkan performa yang bagus dan minta usulan dievaluasi, Bos anda pasti tidak mau kehilangan karyawan yang kreatif dan cekatan."
Mari kita tularkan semangat hari ini!
Dalton E Pelawi - 08Sept09
~Mantan Ketua Permata Rg. Pondok Gede
 |